Konsep Dasar Pemrograman

 

          Pengertian dasar pemrograman menurut Sugiyono (2005:21) Pemrograman terstruktur adalah “suatu urutan instruksi-instruksi dalam bahasa komputer yang disusun secara logis dan sistematis,akan tetapi bertujuan untuk memecahkan suatu masalah serta membuat mudah pekerjaan yang diinginkan oleh pemakai”.

 

Scazda.wordpress.com

Computing Programming

          Program sulit dipisahkan pada kata “software”, bahkan software merupakan kata lain dari program. Program bukanlah sesuatu yang harus dipegang atau dijamah seperti layaknya hardware. Program tidak lebih dari susunan instruksi yang harus benar dan urutan yang benar pula. Jadi pada hakekatnya program adalah kumpulan dari instruksi-instruksi.

 

          Programming merupakan suatu susunan instruksi dan merupakan suatu ilmu, namun disana juga ada seninya, sehingga wajar bila masing-masing programmer menulis programnya dengan cara berbeda-beda. Istilah programming seperti yang sudah dijelaskan adalah merupakan seluruh kegiatan mulai dari penyusunan program hingga pada penulisan program itu sendiri.

 

          Suatu program yang kompleks sebelum dibuat terdiri dari banyak sekali instruksi-instruksi. Agar dapat memudahan pembuatan terlebih dahulu urutan logika program dibuat dalam bentuk bagan alir atau flowchart.

 

Adapun tujuan dari pembuatan program adalah sebagai berikut:

  1. Membuat solusi dari pemecahan kasus yang timbul
  2. Meningkatkan kualitas dan performances dari kinerja kerja
  3. Membantu proses pengambilan keputusan.

 

Adapun langkah-langkah pokok secara umum didalam pembuatan program adalah:

1. Mendefinisikan Masalah

Menganalisa dan memahami persoalan yang ada, kemudian mengembangkan suatu urutan proses logika untuk menyelesaikan masalah tersebut dalam bentuk algoritma.

2. Membuat Flowchart

Diagram alur dapat menunjukkan secara jelas, arus pengendalian suatu algoritma dan menentukan data apa yang diperlukan sebagai input didalam program yang akan dibuat, serta apa saja yang akan dihasilkan sebagai output dari program yang akan dibuat.

3. Membuat Program

Pengkodean dari algoritma yang sudah dibuat, diterjemahkan kedalam bentuk statement-statement yang sesuai dan terdapat didalam bahasa pemrograman yang digunakan.

4. Melakukan Tes Program

Melakukan tes program dari proses logika yang sudah dibuat, apakah program tersebut sudah benar dan bebas dari unsur-unsur kesalahan atau masih harus diperbaiki kembali.

5. Membuat Dokumentasi Program

Melakukan pendokumentasian program sebagai cadangan (back up) yang mana proses ini penting untuk dilakukan, untuk usaha pengembangan program selanjutnya.

          Salah satu tahap dari pengembangan suatu program adalah menterjemahkan atau mengkodekan rancangan terinci yang telah dibuat menjadi suatu program komputer yang siap pakai.