Barcode sering kita jumpai pada kemasan makanan, produk-produk elektronik dll, didalamnya berisi informasi atau data-data mengenai produk itu sendiri seperti tanggal pembuatan, nama produk, harga dll yang berkaitan dengannya. Dibuat kode barcode bertujuan untuk memudahkan pada saat input data seperti pada toserba dan swalayan atau meningkatkan ketelitian dalam hal quality pada proses produksi.

Barcode adalah kode-kode berbentuk bar memanjang, sedangkan barcode reader / barcode scaner adalah alat yang dapat membaca kode-kode tersebut, sinar yang dikeluarkan alat ini berupa infrared, pada saat barcode reader ditembakan tepat ke area barcode maka data atau kode-kode tersebut akan dibaca, selanjutnya data ditransfer ke komputer dan disimpan di alamat tertentu (address) untuk ditampilkan dilayar monitor atau alat lain.

Barcode reader tidak akan bekerja dengan sempurna apabila pada kode barcodenya terdapat cacat seperti coretan, warna kode terhapus sebagian dll, ataupun ketika penembakkan scaner posisinya tidak center/miring. Pembacaan yang sempurna akan ditandai dengan bunyi ” tit ” satu kali dan nyala lampu indikator satu kali yang terdapat pada scaner.


Ref: http://otosensing.blogspot.com/search/label/Cara%20kerja%20barcode%20scaner