Sistem Embedded 2

Persyaratan Sistem Embedded

* Kehandalan (Reliability)

            Kehandalan merupakan hal yang sangat penting dalam sistem embedded  ketika menjalankan fungsi-fungsi kritis. Misalnya pada saat mempertimbangkan sistem embedded yang digunakan untuk mengontrol penerbangan. Kegagalan sistem embedded dapat memiliki resiko bencana. Oleh karena itu programmer sistem embedded harus mempertimbangkan semua kemungkinan dan program yang ditulis, agar tidak mengalami kegagalan.

* Kinerja (Performance)

            Sistem Embedded miliki
keterbatasn waktu sehingga harus dapat merespons (Responsiveness) kejadian secepat mungkin. Sebagai contoh, sistem yang memonitor keadaan jantung pasien harus dengan cepat dan segera memberitahu jika ada kelainan dalam sinyal terdeteksi.

* Konsumsi Daya

            Sebagian besar sistem embedded dioperasikan melalui batere. Untuk  mengurangi pengurasan batere dan menghindari seringnya pengisian ulang batere maka, maka konsumsi daya dari sistem embedded harus sangat rendah. Dengan mengurangi jumlah komponen dan mengurangi konsumsi daya maka akan meningkatkan kehandalan sistem.

* Biaya (Cost)

            Sebagai sistem embedded yang secara luas digunakan pada konsumen sistem elektronik, biaya menjadi masalah sensitif. Perancang hardware harus benar-benar mempertimbangkan pemilihan mengenai komponen yang digunakan untuk menghindari terjadinya biaya yang berlebihan.

* Ukuran (Size)

            Ukuran merupakan salah satu faktor dalam sistem embedded. Ukuran dan berat merupakan parameter yang penting pada sistem embedded yang digunakan dalam pesawat terbang, pesawat ruang angkasa, rudal dan lain-lain. Untuk telepon genggam ukuran terus dikembangkan dalam ukuran dan berat  yang kecil.

* Keterbatasaan interface dengan pengguna (Limited user interfaces)

            Awalnya, sebuah sistem embedded tidak memiliki user interface. Sistem embedded tidak memiliki interface sama sekali. Input melalui keypad atau serangkaian tombol. Output ditampilkan pada suatu LED atau LCD kecil. Mengembangkan interface yang bersifat user friendly dengan keterbatasan input/output merupakan tugas yang menantang untuk pengembang firmware.

* Kemampuan peningkatan perangkat lunak (Software upgradation capability)

  > Software replacement

Merupakan software yang pengganti yang lengkap untuk software asli yang dikirimkan dalam sistem embedded tertentu.

  > Software patches

Melakukan perubahan kecil untuk software tanpa mengganti seluruh program dengan yang baru.

  > Software extensions

Melakukan penambahan fungsi terhadap sistem embedded.


Referensi: http://wahyukr.staff.gunadarma.ac.id/