Manusia sebagian besar kegiatannya berhubungan dengan memori manusia, seperti saat manusia selalu mengingat semua yang terjadi, memori manusia dapat berisi semua pengetahuan dan perilaku. Dan memori juga memungkinkan manusia bisa melakukan tindakan yang berulang-ulang, berkomunikasi, menggunakan informasi yang baru diterima melalui inderanya, mengidentifikasi dengan menggunakan informasi yang pernah diterima dari pengalaman sebelumnya.

Human Brain Sensoric

          Pada otak manusia terdapat 3 bagian di dalamnya, yaitu cerebrum (otak bagian atas), cerebellum (bagian kecil yang mengatur pusat susunan syaraf utama dan gerak tubuh kita), dan batang otak. Suatu benda berwarna abu-abu yang menutupi otak disebut cerebral cortex yang berisi neuron-neuron/sel otak. Otak manusia memiliki sekitar 100 milyar neuron didalamnya. Setiap neuron membentuk jembatan yang mengakibatkan otak kita menjadi suatu jaringan yang amat rumit.

          Secara teoritis memori dapat dikelompokkan ke dalam tiga tipe, yaitu : Sensory Memory, Short-term atau Working Memory, dan Long-term Memory.

a. Sensory Memory

          Sensory memory bekerja sebagai tempat penyimpan sementara(semacam buffer) untuk menerima rangsang dari indera. Sensory memory Terdiri dari 3 saluran penyaring :

– echoic : menerima rangsang suara

– haptic : menerima rangsang sentuhan

– iconic : menerima rangsang penglihatan(visual)

          Sensory memory mengacu pada kondisi awal, perekaman informasi sementara di sistem sensor. Ketika manusia melihat sebuah kejadian, maka sebagian kejadian khususnya penglihatan terakhir akan tetap berada di sistem penglihatan. Jenis sensory memory ini disebut iconic memory yang mengacu pada keberadaan informasi pengelihatan biasa sebagaimana yang diinterpretasikan oleh rangkaian sistem pengelihatan. Echoic memory merupakan istilah untuk fenomena yang sama, namun dialami oleh indra pendengaran atau telinga seolah-olah terngiang di kepala. Sistem indra lain yang juga diasumsikan memiliki sensory memory adalah indra peraba, pengecap, dan pembau, walaupun para peneliti kurang mempelajari indra tersebut lebih jauh.

          Sistem sensory memory umumnya berfungsi di luar kesadaran dan menyimpan informasi untuk waktu yang singkat. Iconic memory hanya bertahan kurang dari satu detik, dan echoic memory bertahan lebih lama yaitu sekitar 3-4 detik. Informasi dalam sensory memory akan hilang kecuali informasi tersebut menarik perhatian kita dan memasuki areal working memory.

b.   Short-Therm Memory / Working Memory

          Memori jangka pendek bertindak sebagai tempat menyimpan data sementara, digunakan untuk menyimpan informasi yang hanya dibutuhkan sesaat.

          Memori dapat diakses dengan cepat ą 70 ms, penghilangan cepat ą 200 ms Kapasitas memori kecil / terbatas. Ada 2 metode dasar untuk mengukur kapasitas :

  • mengenali panjang dari suatu urutan yang dapat diingat berdasar penelitian, manusia mempunyai kemampuan mengingat 7 – 9 digit
  • kemampuan untuk mengingat kembali ingatan yang baru dipanggil.

          Working memory memiliki keterbatasan yang mendasar, yaitu hanya dapat menyimpan informasi yang terbatas pada suatu waktu. Banyak metode yang digunakan untuk mencoba mengatasi keterbatasn working memory, salah satunya adalah membuat singkatan yang mudah dimengerti tentang sederetan nama atau kata. Working memory sangat penting peranannya dalam proses berpikir, seperti memecahkan soal matematika perkalian di luar kepala. Secara individu kapasitas working memory sesorang berbeda satu dengan lainnya. Kapasitas working memory juga bervariasi terhadap umur, seorang anak yang tumbuh dewasa akan berkembang juga kapasitas working memory-nya dan kemudian menurun kembali di usia tua. Kapasitas working memory seringkali dikaitkan dengan intelegensitas (sebagaimana yang diukur dalam uji kecerdasan). Sehingga semakin besar kapasitas working memory sesorang, maka semakin cerdaslah dia.

c.   Long-Term Memory

          Istilah long-term memory pada umumnya digunakan untuk menggambarkan sistem dalam otak yang menyimpan banyak informasi yang secara relatif memiliki dasar yang berkelanjutan, seperti ketika sesorang bermain bola, ingatan akan menu makan siang kemarin, siapa saja mantan pacar, menyanyikan lagu favourit, informasi semacam itu dan keterampilan, disimpan di dalam long-therm memory.

          Memori ini diperlukan untuk menyimpan informasi dalam jangka waktu lama. long-term memory merupakan tempat menyimpan seluruh pengetahuan, fakta informasi, pengalaman, urutan perilaku, dan segala sesuatu yang diketahui. Kapasitas long-term memory besar/tidak terbatas, kecepatan akses llebih lambat ą 1/10 second, proses penghilangan pelan. Ada 2 cara menggali ingatan kembali dalam memori jangka panjang :

  • episodic : urutan ingatan tentang kejadian
  • semantic : memori yang tersusun berdasar fakta, konsep dan ketrampilan  Informasi semantic terbentuk dari episodic

Adapun model jaringan semantic :

  • Turunan : simpul akan membawa sifat induknya
  • Ada hubungan yang jelas antar bit informasi
  • Membuat kesimpulan berdasarkan sifat turunan

          Long-therm memory sepertinya memiliki kapasitas yang terbatas, sesorang dapat belajar dan mempertahankan fakta serta keterampilan sepanjang umur mereka. Walaupun orang dewasa cenderung menurun kamampuan otaknya untuk mengingat sesuatu, namun tetap mendapatkan pengayaan dari peristiwa di masa tua mereka.